ADDIE

Salah satu model yang paling sering digunakan adalah ADDIE model. Model ini juga digunakan dalam salah satu pelatihan, yaitu pelatihan yang bernama “Potensia”. Model ini menggunakan 5 tahap atau langkah pengembangan yakni :
1.        Analysis (analisa)
2.        Design (disain / perancangan)
3.        Development (pengembangan)
4.        Implementation (implementasi/eksekusi)
5.        Evaluation (evaluasi/ umpan balik)
Model ADDIE yang dikembangkan oleh Gustafson dan Branch (2002) memiliki lima elemen utama terdiri dari Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Model ADDIE ini mirip dengan model ISD (Instructional System Development). Model ADDIE memiliki karakteristik dominansi pada teori belajar dan pembelajaran yang behavioristik. Hubungan dan prosedur kelima elemen dalam model ADDIE tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
Gambar 6 : Model Pengembangan ADDIE Gustafson dan Branch (2002)
Pada tahap analisis, dalam model pengembangan pembelajaran yang dikembangkan Gustafson dan Branch (2002) senantiasa didahului dengan analisis kebutuhan, baik kebutuhan organisasi, masyarakat maupun kebutuhan si belajar itu sendiri. Hasil dari analisis ini dipergunakan sebagai persyaratan menuju ke langkah desain. Disain adalah merupakan seperangkat langkah yang direncanakan secara spesifik dalam rangka untuk efektifitas, efisiensi dan relevansi dengan lingkungan si belajar. Sedangkan pengembangan berkenaan dengan bagaimana material di kembangkan dan diajarkan kepada si belajar. Adapun evaluasi dilakukan untuk mengukur proses dan hasil yang dapat dicapai pada masing masing tahapan kegiatan. Dalam tahap evaluasi terdapat dua jenis evaluasi yang dilaksanakan yaitu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
Model ADDIE paling sering digunakan, dan dengan menggunakan 5 langkah proses diatas, sudah mencakup keseluruhan proses pengembangan pelatihan. Yakni mulai dari pertanyaan ” Apa yang harus perlu dan butuh dipelajari” sampai dengan pertanyaan ” apakah mereka sudah mendapat dari apa yang mereka butuhkan” .
Dengan adanya model instruksional berdasarkan ADDIE ini, jelas sangat membantu pengembangan material dan program pelatihan yang tepat sasaran, efektif, maupun dinamis. Aplikasi teori SDM maupun perilaku seperti social learning, pembelajaran aktif (active learning), pembelajaran jarak jauh (distance learning), paham konstruktif (constructivism), aliran strength based (positive-based management), aliran perilaku manusia (behaviourism), maupun paham kognitif (cognitivism) akan sangat membantu pengembangan material pelatihan bagi instruktur maupun training specialist.























Setelah diproses pada model ADDIE, maka dapat dituangkan menjadi RPP;
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan :  SDN Margahayu III     
Kelas/Semester :  III/2
Tema : Hak dan Kewajiban  
Pembelajaran  Ke : 2
Muatan materi :  PKN, Bahasa Indonesia, Matematika dan IPS
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit


A.   KOMPETENSI INTI
1.    Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2.    Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya.
3.    Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4.    Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia


B.   KOMPETENSI DASAR

  PKN
3.2 Merinci kewajiban dan hak sebagai warga sekolah
4.2 Melaksanakan kewajiban dan hak sebagai warga sekolah

  BAHASA INDONESIA
3.10 Mengidentifikasi ungkapan atau kalimat saran, masukan, dan penyelesaian masalah (sederhana) dalam teks tulis.
4.10 Memeragakan ungkapan atau kalimat saran, masukan, dan penyelesaian masalah (sederhana) sebagai bentuk ungkapan diri menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif yang dibuat sendiri

  MATEMATIKA
3.3 Menyatakan suatu bilangan sebagai jumlah atau selisih dua bilangan cacah (20-100)
4.3 Menyajikan suatu bilangan sebagai jumlah atau selisih dua bilangan cacah (20-100)

  IPS
3.5  Memahami manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan sosial dan budaya
4.5  Menceritakan manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan sosial dan budaya


C.   INDIKATOR

  PKN
3.2.1 Mampu menyebutkan 5 hak sebagai warga sekolah
3.2.2 Mampu menyebutkan 5 kewajiban sebagai warga sekolah
4.2.1 Mampu mensimulasikan kegiatan pemilihan umum ketua kelas


  Bahasa indonesia
3.10.1 Mampu membedakan antara ungkapan atau kalimat saran, masukan, dan penyelesaian masalah (sederhana) dalam teks tulis.

4.10.1  Memeragakan ungkapan atau kalimat saran, masukan, dan penyelesaian masalah (sederhana) sebagai bentuk ungkapan diri menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif yang dibuat sendiri.

  Matematika
3.3 Mampu menyatakan suatu bilangan sebagai jumlah atau selisih bilangan cacah 20-100
4.3 Menyajikan suatu bilangan sebagai jumlah atau selisih bilangan cacah 20-100

  IPS
3.5  Memahami hubungan antar pengurus kelas dengan anggota kelas sebagai dinamika interaksi dengan lingkungan sosial
4.5  Menceritakan 5 interaksi social antara pengurus kelas dengan anggota kelas

D.   MATERI PEMBELAJARAN
  Hak dan kewajiban sebagai warga sekolah
  Pemilihan umum ketua kelas
  Kalimat saran, masukan, dan penyelesaian masalah (sederhana)
  Jumlah dan selisih bilangan bilangan cacah 20-100



E.   LANGKAH–LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN
DEKSKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI WAKTU
Pendahuluan
Peserta didik memulai kegiatan dengan berdoa menurut kepercayaannya masing-masing
Mengecek kehadiran peserta didik
Guru Bertanya tentang keadaan peserta didik
Motivasi
Peserta didik diberi pertanyaan yang mengarah pada pembelajaran.




20  menit










175 menit
























15 menit





Kegiatan Inti
Guru memancing siswa untuk mengingatkan apa saja hak dan kewajiban warga sekolah.

  Siswa mengamati video tentang pemilihan umum.
  Ingatkan siswa untuk memperhatikan langkah-langkah proses tersebut secara detail.
Siswa melakukan simulasi umum pemilihan ketua kelas
Siswa melakukan perhitungan suara yang diterima setiap calon ketua
Siswa melakukan diskusi terhadap hasil pemilihan umum dengan menyatakan masukan, saran, serta solusi
Siswa menulis saran, masukan dan solusi terhadap hasil perhitungan suara pada kegiatan pemilihan ketua kelas
Siswa merumuskan hasil mufakat dari kegiatan pemilihan umum ketua kelas dan menentukan ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris dan bendahara kelas
Siswa berdiskusi tentang tugas-tugas pengurus kelas
Siswa berdiskusi tentang bagaimana interaksi antara pengurus kelas dengan anggota kelas
Kegiatan Penutup
1.    Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari.
2.     
3.    Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari
4.     
4. Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing
    
F.    MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN
  Media                           :  video, laptop, infocus
  Alat / Bahan                :  perlengkapan simulasi pemilihan umum
  Sumber Belajar          :
-      Buku siswa kelas 4 tema hak dan kewajiban
-      Buku guru kelas 4 tema hak dan kewajiban


Komentar

  1. Menurut saya model addie ini sederhana dan mudah dipelajari, Tapi apakah menurut anda siswa Akan menyukai proses pembelajaran dengan menggunakan model addie ini?

    BalasHapus
  2. Blog yang sangat bermanfaat, membantu saya untuk lebih memahami detail tentang model addie.

    BalasHapus
  3. Menurut saya blog anda sudah sangat bermanfaat. Tapi apakah model ini bisa lebih memudahkan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran? Terimakasih :)

    BalasHapus
  4. Blog anda sangat bermanfaat😊 tp apakah model ini cocok diterapkan di kelas tinggi?

    BalasHapus
  5. Menurut anda apa yang membedakan model ADDIE dengan model yang lainnya ??
    Terima Kasih

    BalasHapus
  6. Apa alasan anda memilih model ADDIE ini?

    BalasHapus
  7. Dari sekian banyak model kenapa anda memilih model ini? Dan model ini cocok dikelas berapa?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer